Friday 4 September 2009

Jiwamu-Jiwaku

Betap hati ini ingin membahagiakanmu,
namun aku tak tahu cara mengungkapkannya kepadamu sayang….
Mungkin karena kebodohanku, atau karena ketidaktahuanku
Betapa aku ingin menjagamu dengan sebaik mungkin
Tapi aku tidak tahu cara menjagamu
Sayangku…..bantu aku untuk membahagianmu
Bantu aku untuk menjagamu

Sayangku
Riak-riak kecil itu selalu ada
Dan terus menguji kebersamaan kita
Sikapilah dengan getaran-getaran sholat kita
Jangan gugup atau linglung
Sebab ujian itu datang untuk mendewasakan kita

Layar baru saja terkembang
Dan angin telah mengantarkan kita ke tengah lautan
Desiran doa-doa dari orangtua kita
Menjaga cadik ini untuk terus melaju tanpa henti
Jiwamu-jiwaku, berteduh dalam lindungan bait-bait Alloh
Yang selalu kita eja disetiap kita berdiri, rukuk dan sujud

Sayangku kasihku belahan jiwaku
Lautan ini sangat luas
Jangan takut dengan ombak yang menghadang
Tertawalah meski kadang rasa khawatir itu menyapa
Lumrah kita cemas, namun jangan terlalu tenggelam dalam kecemasan

Nikmatilah ombak ini dan kita jadi penikmat laut lepas
Percayalah….layar ini akan tetap terkembang
Meski tak jarang badai menghantam
Namun teguhkan hati dalam mengimbangi tarian ombak
Nikmatilah nyanyian laut ini sayang
Yang terus mengiringi perjalanan dari cadik kita yang mungil ini

Mendung itu selalu ada, dan gelombang itu akan datang
Namun kebesaran jiwamu, akan mengantarkan cadik ini pada tujuan kita
Layar pasti akan terkembang dan terus berkembang

No comments:

Post a Comment